Ancam Siram Istri Pakai Air Keras, Pria di Banda Aceh Ditangkap – Diduga Aniaya Anak hingga Jatuh ke Aspal

Personel Unit IV PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan seorang pria berinisial NUR (49), warga Desa Setui, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, atas dugaan KDRT terhadap istri dan penganiayaan anak, Jumat (30/10/2026). Foto: Ist / Polresta Banda Aceh

Melihat anaknya mendapat perlakuan tersebut, korban berusaha menarik terlapor agar melepaskan anak mereka. Namun, tindakan kekerasan diduga kembali terjadi ketika korban hendak mengambil sandal di depan pintu rumah.

Saat itu, terlapor diduga menendang paha kiri korban sebanyak satu kali.

Atas kejadian tersebut, korban kemudian menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan KDRT ke Polresta Banda Aceh.

NUR Diamankan di Rumah

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Unit IV PPA Satreskrim Polresta Banda Aceh melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari pemeriksaan saksi, pengumpulan alat bukti hingga gelar perkara.

Dari hasil penyelidikan, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan terlapor yang sedang berada di rumahnya di Desa Setui.

Berbekal informasi tersebut, tim langsung bergerak menuju lokasi pada Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Setibanya di lokasi, petugas mengamankan NUR dan memperlihatkan surat perintah penangkapan.

Selanjutnya, pria berusia 49 tahun tersebut dibawa ke Mapolresta Banda Aceh untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Dalam perkara ini, terlapor diproses atas dugaan pelanggaran Pasal 44 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Kompol Miftahuda Dizha Fezuono menjelaskan, penyidik telah melakukan sejumlah tahapan penanganan perkara, termasuk pemeriksaan saksi-saksi, pengumpulan alat bukti, gelar perkara pada tahap penyelidikan dan penyidikan, serta penetapan tersangka.

“Selanjutnya, penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta melengkapi berkas perkara untuk proses hukum berikutnya,” ujarnya.

Pos terkait