Gubernur dan DPRA Apresiasi Keberhasilan Polda Aceh Ungkap Kasus Narkotika Skala Besar

Kepala Biro Organisasi Setda Aceh, Ramzi, saat menyampaikan apresiasi Gubernur Aceh Muzakir Manaf kepada Polda Aceh atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkotika skala besar. Barang bukti yang diamankan antara lain 2.637 pcs cartridge vape getar, 5.000 butir ekstasi, 4.000 ml liquid etomidate, dan 569,35 gram sabu • DOK | FOTO IST.

Ia juga mengatakan bahwa modus peredaran narkotika terus berkembang. Jika dahulu narkotika dikenal dalam bentuk-bentuk tertentu, hari ini muncul modus baru yang menyasar masyarakat melalui kemasan yang lebih modern, termasuk melalui perangkat vape.

Menurutnya, hal ini harus menjadi alarm bagi semua pihak. Jangan sampai anak-anak muda Aceh yang seharusnya berada di sekolah, kampus, pesantren, tempat kerja, dan membangun masa depannya, justru menjadi sasaran pasar para bandar narkoba.

Karena itu, kata dia, DPRA mendukung penuh langkah tegas aparat penegak hukum dan berharap pengungkapan ini tidak berhenti pada pelaku di lapangan, tetapi jaringan tersebut dapat ditelusuri hingga kepada pemasok, pengendali, pemodal, dan bandar utamanya. Sebab, kata dia lagi, kurir bisa berganti, pengguna bisa bertambah, tetapi jika bandar dan sumber peredarannya tidak diputus, persoalan tidak akan pernah selesai.

“Pemerintah Aceh, DPRA, dan aparat penegak hukum harus berada dalam satu barisan. Dalam memerangi narkoba kita harus satu sikap, tidak boleh ada kompromi. Saya ingin menyampaikan satu pesan, bandar narkoba mungkin menghitung keuntungan dari setiap gram yang mereka jual, tetapi kita menghitung berapa banyak masa depan anak Aceh yang sedang mereka hancurkan. Karena itu, mari kita hentikan mata rantai tersebut. Tangkap bandarnya, putus jaringannya, selamatkan generasinya,” tuturnya.

“Atas nama DPRA, kami menyampaikan dukungan kepada Polda Aceh dan seluruh aparat penegak hukum dalam upaya melindungi masyarakat Aceh dari ancaman narkoba. Aceh tidak boleh menjadi pasar narkoba. Aceh harus menjadi tempat tumbuhnya generasi yang sehat, cerdas, dan bermartabat,” demikian, kata Abang Samalanga. []

Pos terkait