Jelang Konferprov PWI Aceh ke-13, HT Anwar: Kandidat Harus Siap Menang dan Siap Kalah

Oplus_131072

Apabila pada akhirnya tidak terpilih, seorang kandidat diharapkan dapat menerima hasil konferensi dengan lapang dada. Kekalahan semestinya dijadikan bahan evaluasi secara objektif untuk memperbaiki diri, belajar dari proses, dan meningkatkan kualitas ke depan, bukan justru menyalahkan keadaan maupun pihak lain.

Lebih lanjut, HT Anwar mengingatkan bahwa PWI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan keluarga besar wartawan yang selama ini dibangun melalui kebersamaan, komunikasi, dan silaturahmi.

Karena itu, perbedaan pilihan dan dukungan dalam Konferprov merupakan hal yang wajar. Siapa pun yang didukung dan siapa pun yang nantinya terpilih, seluruh anggota diharapkan tetap menjaga persaudaraan.

“Jangan sampai sesama anggota PWI saling sikut seperti yang terjadi dalam persaingan partai politik. Kita ini keluarga besar. Semangat kekeluargaan, persaudaraan, dan kebersamaan harus lebih ditonjolkan,” pesannya.

Ia berharap seluruh kandidat dan anggota PWI dapat menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok. Sebab, keberhasilan sebuah konferensi tidak hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih, tetapi juga oleh proses demokrasi yang berlangsung secara sehat dan bermartabat.

“Jangan sampai karena perbedaan pilihan, hubungan silaturahmi yang selama ini terjalin menjadi renggang. Setelah konferensi selesai, kita tetap saudara, tetap satu keluarga besar PWI,” tutupnya.(**)

 

 

 

Pos terkait