“Bila tidak ada aral melintang, masa rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pascabencana hidrometeorologi Sumatra akan dimulai pada 1 Agustus 2026. Aceh mendapatkan alokasi hampir 59 triliun rupiah, di luar APBN reguler”
BANDA ACEH—Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri, Dr. Safrizal ZA, yang juga Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) tiba di UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Kamis (23/7/2026) siang.
Di bawah Warung Kopi Rumoh Aceh di dalam lingkungan Kopelma Darussalam, Safrizal disambut oleh Rektor UIN Ar-Raniry Prof. Dr. H. Mujiburrahman, M.Ag. Sejurus kemudian, mereka menyeruput kopi panas di bawah naungan Rumoh Aceh.
Seperti biasa, Safrizal yang pernah menjadi Pj Gubernur Aceh, menyeruput kopi Americano panas. Beberapa detik sebelumnya, ia telah mengudap sepotong kue lapis yang sedap rasanya.
Lima belas menit mereka bercengkerama, Prof. Mujib demikian ia sering disapa koleganya mengantar Dr. Safrizal ke ruang Podcast UIN Ar-Raniry. Ya, hari ini, Safrizal memenuhi undangan podcast UIN Ar-Raniry dan Serambi Indonesia. Kedua podcast tersebut meskipun menggunakan alat masing-masing disatukan dalam satu studio.
“Kita harus berkejaran dengan waktu,” kata Safrizal sembari tersenyum. Pria peramah tersebut merupakan sosok birokrat yang dikenal dekat dengan wartawan dan pegiat komunikasi. Ia baru datang dari Jakarta, dan tanpa sempat istirahat langsung menuju Darussalam, demi memenuhi undangan podcast di sela-sela kesibukan rutinnya di Aceh selama ditunjuk sebagai Kepala Posko Wilayah PRR.






