Kemendukbangga menekankan pencegahan tawuran tidak bisa parsial, melainkan butuh kolaborasi pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat. Di tingkat akar rumput, Kemendukbangga merekomendasikan pembentukan tim bersama preventif kekerasan remaja — kolaborasi PKB/PLKB, Babinsa, TOMA/TOGA, Bhabinkamtibmas, perangkat desa — di setiap dusun/desa/RW untuk memantau dan mencegah potensi tawuran.
Semua pihak juga didorong memperluas kegiatan positif remaja di bidang akademik, seni, olahraga, industri kreatif, dan hobi. Kemendukbangga menyediakan layanan konsultasi gratis bagi remaja melalui WhatsApp “Halo Remaja” di 0853-5588-7770 sebagai wadah pendampingan menghadapi konflik maupun permasalahan sosial. ()
Penulis: Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol.Admin, Ph.D. |






