TNI dan Warga Kebut Pembangunan Jembatan di Aceh, Ratusan Personel Dikerahkan di 6 Kabupaten

Dok Foto Pendam IM.

Aceh – Sinergi TNI AD bersama masyarakat terus diperkuat melalui percepatan pembangunan jembatan di sejumlah kabupaten di Aceh. Dalam sepekan terakhir, prajurit dari Kodam Iskandar Muda bahu-membahu dengan warga menuntaskan dan mengerjakan Jembatan Aramco serta Jembatan Gantung Perintis Garuda di Bener Meriah, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Tenggara, dan Aceh Selatan.

Pembangunan ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI-Rakyat sekaligus komitmen mendukung program infrastruktur pemerintah untuk membuka akses wilayah terpencil.

Bener Meriah: Dua Jembatan Dikerjakan Serentak

Di Bener Meriah, pembangunan Jembatan Aramco dilakukan di dua titik. Di Desa Pantan Sinaku, Kecamatan Pintu Rime Gayo, personel Kodim 0119/Bener Meriah melalui Koramil 04/Pintu Rime Gayo bersama warga melaksanakan pengecoran tembok penahan jembatan, Selasa (14/4/2026). Struktur ini krusial untuk menjaga kestabilan jembatan dari tekanan arus sungai saat musim hujan.

Pgs. Danramil 04/Pintu Rime Gayo Pelda Yulianto menegaskan setiap tahap dikerjakan teliti dan terukur. “Tembok penahan di sisi kiri-kanan ini pengikat utama. Kami pastikan sesuai standar teknis agar kokoh dan aman jangka panjang,” ujarnya.

Warga Pantan Sinaku, Rahmat, mengaku bersyukur. “Selama ini akses kami terbatas. Jembatan kokoh tentu mudahkan kami bawa hasil kebun dan aktivitas harian,” katanya.

Sementara di Desa Sedie Jadi, Kecamatan Bukit, anggota Koramil 06/Bukit yang dipimpin Serka Junaidi bersama warga melaksanakan tahap akhir berupa pengecatan tembok dan tiang pembatas, Selasa (14/4/2026). Tahap finishing ini penting untuk memperindah sekaligus meningkatkan daya tahan material.

Pos terkait