BKKBN Aceh Genjot Layanan Satyagatra Digital, Bidik Predikat WBBM 2026

Foto: M. Iqbal/Humas Perwakilan Provinsi Aceh.

BANDA ACEH – Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh memperkuat layanan Satyagatra Bungong Jeumpa sebagai pilar pelayanan publik untuk mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Penguatan dilakukan lewat Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Layanan Satyagatra di Aula Perwakilan BKKBN Aceh, Senin (20/4/2026). Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim, S.K.M., M.Kes. menegaskan layanan Satyagatra harus hadir nyata dan mudah diakses masyarakat.

“Keluarga yang sehat, harmonis, dan berdaya adalah fondasi utama dalam mencetak generasi berkualitas. Karena itu, layanan Satyagatra harus mampu hadir secara nyata, mudah diakses, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan keluarga di masyarakat,” ujar Safrina.

Ia menambahkan, penguatan ini tidak hanya soal akses, tetapi juga kualitas layanan yang profesional, inklusif, dan berintegritas. “Melalui penguatan koordinasi, pemanfaatan layanan digital, dan kolaborasi lintas sektor, kita ingin memastikan pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, tepat, dan berdampak. Ini juga menjadi bagian penting dalam mendukung ZI WBK menuju WBBM,” tegasnya.

Rakor diikuti 70 peserta yang terdiri dari mitra kerja, konselor Satyagatra, serta pengelola layanan internal BKKBN Aceh. Forum ini bertujuan menyamakan persepsi dan meningkatkan mutu layanan konsultasi serta konseling keluarga berbasis terpadu, termasuk lewat platform digital seperti WhatsApp, Zoom Meeting, dan Google Meet.

Mekanisme pelayanan kini terstandar, mulai dari identifikasi kebutuhan, penjadwalan, pelaksanaan oleh konselor, hingga pencatatan di Sistem Informasi Keluarga (SIGA). Ketua Tim Kerja KSPK Dina Astita, S.Ag., M.Si. menyebut Satyagatra punya peran strategis menjawab tantangan keluarga yang makin kompleks.

Pos terkait