BANDA ACEH – Ketua DPD NasDem Kota Banda Aceh, yang juga Anggota DPRA, H. Heri Julius, S.Sos., MM., membuka peluang untuk maju sebagai calon Wali Kota Banda Aceh pada Pilkada mendatang.
Menanggapi desas-desus bahwa dirinya cocok menjadi calon kepala daerah, Heri menerangkan bahwa dirinya telah tiga periode duduk di legislatif, yakni dua periode di DPRK Banda Aceh dan satu periode di DPRA yang sedang berjalan.
“Berbicara umur saya kan sudah mencapai 56 tahun. Jadi kalau Pilkada berikutnya, apakah 2029 atau 2031, umur saya sudah mencapai sekitar 60-an,” katanya di sela-sela peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Partai NasDem di Kantor DPD NasDem Kota Banda Aceh, Sabtu (10/10/26).
Menurutnya, usia tersebut sebenarnya sudah layak untuk duduk di eksekutif. Namun, layak atau tidaknya diusung sebagai kepala daerah tetap menjadi keputusan partai.
“Kalau bicara pribadi, saya sangat siap untuk menjadi kepala daerah. Artinya saya siap berkolaborasi membangun Kota Banda Aceh ini,” ujarnya.
Ia menegaskan, jika diberikan kepercayaan oleh partai dan masyarakat hingga terpilih, prioritas utamanya adalah memberikan kemakmuran kepada masyarakat.
“Yang paling terpenting bagi masyarakat kita adalah kemakmuran, baru setelah itu diiringi pengembangan pariwisata. Walaupun Banda Aceh tidak begitu luas wilayahnya, tetapi dengan sejarah masa Kerajaan Sultan Iskandar Muda dan kebudayaannya, Kota Banda Aceh menjadi ikon yang bisa dimajukan dengan menghadirkan wisatawan mancanegara,” jelasnya.
Untuk itu, ia menyatakan kesiapannya jika diberikan kepercayaan masyarakat untuk maju sebagai Wali Kota Banda Aceh.
Selanjutnya, Heri juga menjelaskan pelaksanaan Maulid Nabi oleh DPD Partai NasDem Kota Banda Aceh yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan semangat memperkuat ukhuwah Islamiyah.
“Maulid awal sampai maulud akhir. Momentum Maulid Nabi Muhammad ini perlu kita peringati, sekaligus mempererat silaturahmi. Di DPD NasDem Kota Banda Aceh, kita hanya mengundang internal NasDem dan perangkat gampong sekitarnya dengan tujuan mempererat sesama pengurus,” ujarnya.
Pengurus NasDem Banda Aceh, sebutnya, sudah kompak di seluruh kecamatan. Ada 9 kecamatan dengan pengurus inti yang hadir, berjumlah 17 orang perkecamatan ditambah warga domisili sehingga total mencapai sekitar 200 orang.
Lanjutnya, hal tersebut harus diperkuat sehingga pesta demokrasi ke depan dari awal sudah harus disiapkan. Tahun 2029 untuk Kota Banda Aceh NasDem sudah harus siap bertarung.
“Momen maulid, peringatan Nabi ini untuk memperkuat silaturahmi pengurus dari tingkat bawah hingga tingkat atas,” tutupnya.
Kegiatan tersebut diisi tausiah oleh Ustad Zul Arafah, doa bersama dan santunan anak yatim, serta silaturahmi kader. []






