Kritisi Pergub JKA, Dua Aksi Beda Cara

Juru bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi • Dok Foto Humas.

Nasir juga mengakui bahwa proses penyempurnaan data masih terus dilakukan, mengingat validitas data menjadi faktor penting dalam menjamin ketepatan sasaran program. Namun demikian, ia memastikan bahwa tidak akan ada masyarakat miskin yang ditolak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

‎ ‎Aksi demonstrasi tersebut berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawalan dari petugas keamanan. Aksi unjukrasa ini berakhir pada pukul 18.00 WIB. Pada dua peristiwa yang hampir bersamaan dalam fokus yang sama terlihat dua cara yang berbeda.

Pada aksi pertama sejumlah mahasiswa dan OKP memilih dialog dan terlibat langung dalam proses evaluasi Pergub JKA yang sedang berjalan, sedangkan pada aksi kedua yang dilakukan massa atas nama Aliansi Rakyat Aceh lebih memilih pemaksaan untuk pencabutan Pergub JKA. []

 

 

Penulis: Dr Nurlis Effendi, Juru Bicara Pemerintah Aceh

 

Pos terkait