Danlanud SIM Dukung Usulan Pengembangan Sekolah Kedirgantaraan di Aceh

Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suryo Anggoro, M.Tr.(Han)., menerima kunjungan Pengurus Lembaga Panglima di Mako Lanud SIM, Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (3/9/2026). Pertemuan membahas rencana pengembangan sekolah kedirgantaraan di Aceh • FOTO IST.

BLANG BINTANG – Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda (Danlanud SIM) Kolonel Pnb Suryo Anggoro, M.Tr.(Han)., menerima kunjungan Pengurus Lembaga Panglima di Mako Lanud SIM, Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (3/9/2026). Dalam pertemuan tersebut dibahas rencana pengembangan sekolah kedirgantaraan di Aceh.

Ketua Umum Lembaga Panglima, Panglima Yatim Rafiq, yang hadir didampingi Ketua Harian Wafi Kautsar dan Sekretaris Amsal, menyampaikan bahwa TNI Angkatan Udara memiliki atensi besar terhadap pendidikan kedirgantaraan bagi generasi muda. Saat ini, sekolah kedirgantaraan unggulan seperti SMA Pradita Dirgantara masih terpusat di Pulau Jawa.

“Putra-putri berprestasi di Sumatera, khususnya Aceh, membutuhkan keterwakilan dan akses yang setara untuk mengembangkan potensi kedirgantaraan demi kemajuan anak-anak Aceh,” ujar Panglima Yatim.

Menanggapi hal tersebut, Danlanud SIM Kolonel Pnb Suryo Anggoro menyambut baik usulan strategis ini. Ia menjelaskan, konsep sekolah kedirgantaraan sebenarnya sudah ada dan pernah disampaikan saat kunjungan silaturahmi ke Wali Nanggroe.

Namun, untuk mewujudkannya dibutuhkan sinergi dan dukungan penuh dari Gubernur Aceh, DPRA, serta berbagai pihak terkait. Terlebih saat ini Aceh sudah memiliki SMK Penerbangan.

Lebih lanjut, Danlanud SIM mengingatkan latar belakang sejarah masyarakat Aceh yang pernah menyumbang pesawat Dakota DC-3 yang diberi nama Seulawah RI-001 kepada Republik Indonesia.

“Aceh berada di posisi paling barat Indonesia yang berbatasan langsung dengan jalur internasional, Selat Malaka dan Samudra Hindia. Wilayah ini memerlukan penguatan komponen pertahanan dan SDM kedirgantaraan yang tangguh,” tegas Kolonel Suryo Anggoro. []

Pos terkait