Heri Julius : Pergerakan Komunitas Hoe Jak Gowes Harus Miliki Arah dan Tujuan

Bersepeda Tingkatkan Rasa Optimisme

Banda Aceh, APJN.net -Olahraga bersepeda yang saat ini menjadi tren, ternyata banyak memberikan manfaat yang positif.

Selain untuk kesehatan, bersepeda juga meningkatkan rasa optimis seseorang. Target pencapaian jarak kayuh akan meningkatkan sikap positif bagi seseorang untuk meraih target.

Tidak hanya itu saja, bersepeda ternyata bagus untuk meningkatkan konsentrasi saat di jalan, dan tentunya dibutuhkan konsentrasi yang tinggi agar mampu sampai di tempat tujuan dengan selamat.

Hal ini menjadi sebuah pergerakan Komunitas Hoe Jak Gowes yang dibentuk pasca covid-19, dibawah Kendali Sekjen Partai NasDem Kota Banda Aceh, H. Heri Julius, S.Sos, MM.

“Komunitas Hoe Jak Gowes ini digelar setiap Minggu, dan rutin dilaksanakan, ujarnya, pada Minggu, beberapa pekan lalu, di taman Wisata Pantai Uleelheu.

Ia mengatakan rute perjalanan Gowes  Minggu, ini melewati beberapa lokasi situs – situs bersejarah yakni kawasan Gp Pande dan  Gp Jawa.

“Tadi kita juga sempat melintas dan singgah di tuguh titik nol Kota Banda Aceh,” ujarnya.

Ia menjelaskan, bahwa Kota Banda Aceh merupakan kota yang banyak peninggalan situs- situs sejarahnya, selain pusat kota pemerintahan dan bandar, bisa dikatakan Kota Banda Aceh adalah miniatur Aceh, baik dari aspek kehidupan sosial masyarakat maupun aspek budaya dan pendidikannya juga merupakan kota tertua di Indonesia.

Banda Aceh kaya akan jejak sejarah yang sangat menarik untuk ditelusuri dan menjadi kota destinasi wisata yang sangat indah dan nyaman  untuk disinggahi.

Kedepan kita berencana  akan bersih – bersih Gampong termasuk masjid – masjid,” paparnya.

Pesertanya lebih kurang mencapai 40 sampai 50 orang. Ia berseru, HJ Gowes tetap terus bersemangat dan menjaga tubuh tetap sehat.

Dalam kesempatan tersebut, ketua Baleg DPRK Banda Aceh itu mengatakan kedepan berencana komunitas Hoe Jak Gowes akan tour mengelilingi kota Sabang.

Rencana tersebut di laksanakan atas kesepakatan bersama dan telah menjadi sebuah keputusan para peserta gowes.

Heri Julius juga meminta saran, pandangan dan pendapat para peserta atas tujuan target gowes yang digelar setiap Minggu tersebut.

Karena menurutnya tanpa sasaran dan tujuan Gowes menjadi mengambang dan tidak memiliki arah.

Ia sangat berharap kreatifitas para peserta sehingga gowes yang dilaksanakan memiliki arti dan manfaat bagi semua kalangan terutama para peserta gowes.

“Salam Gowes, dan tetap terus bersemangat  agar imun tubuh tetap sehat,” tuturnya.

Terakhir kegiatan Gowes tersebut dilanjutkan dengan makan bersama kuah belangong, khasnya orang Aceh.[]

Pos terkait