Kemenkop Dorong KDMP Aceh Tengah Garap Bisnis Kopi Gayo, Nilai Kerja Sama Capai Rp29,8 Miliar

Kementerian Koperasi RI mendorong Koperasi Desa Merah Putih - KDMP di Aceh Tengah untuk mengembangkan jaringan usaha berbasis komoditas Kopi Gayo. Foto diambil saat kegiatan di Takengon, 2–4 September 2026 • FOTO IST.

Dari Gayo untuk Ekonomi Desa

Penguatan jaringan usaha koperasi berbasis kopi pada akhirnya membawa tujuan yang lebih besar, yakni menjadikan komoditas unggulan daerah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi masyarakat desa. Kopi Gayo sudah memiliki pasar. Kini yang sedang didorong adalah bagaimana koperasi desa dapat mengambil posisi lebih kuat di dalam rantai bisnis tersebut. Jika jaringan ini berjalan, petani tidak hanya menjadi produsen, sementara koperasi tidak hanya menjadi lembaga administratif.

Keduanya dapat menjadi bagian dari satu ekosistem bisnis yang terhubung dari petani, koperasi, pengolahan, perdagangan hingga pasar.

Langkah ini sekaligus membuka peluang pengembangan berbagai bisnis turunan kopi, peningkatan kualitas pascapanen, penguatan branding produk lokal hingga perluasan akses pasar. Dengan potensi tersebut, Aceh Tengah berpeluang menjadi salah satu daerah percontohan pengembangan KDMP berbasis komoditas unggulan.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Arief Legowo, ST, MM (Kepala Bidang Rencana Pengembangan Akeselarasi Jaringan Usaha Kemenkop RI) serta Marwandi MUthe, ST, MM (Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Aceh Tengah). Kegiatan Penguatan Jaringan Usaha Koperasi Komoditi Kopi ini diselenggarakan oleh Natural Aceh Corp sebagai event organizer sekaligus salah satu inkubator bisnis LPDB Kemenkop dan inkubator SIPENSI Kementerian UMKM. []

Pos terkait