BEM-TR menilai laporan BPK adalah cermin tata kelola. “Zero defisit bukan hanya menyeimbangkan angka APBK. Yang utama tata kelola bersih, transparan, bebas penyimpangan. Jika rekomendasi masih banyak yang menggantung, publik akan mempertanyakan komitmen itu,” tegasnya.
Sorotan ini menjadi ujian bagi Wali Kota Subulussalam M. Rasyid Bancin yang menargetkan “zero defisit”. Menurut Syariski, target itu tidak bermakna jika temuan BPK tidak diselesaikan tuntas.
“Keuangan daerah adalah amanah rakyat. Setiap rupiah harus dikelola bertanggung jawab, transparan, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya. []






