Transformasi IT BSI Tuntas, Siap Pacu Bisnis Digital dan Layanan

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (dua dari kiri) didampingi Direktur Information Technology (IT) Muharto Hadi Suprapto (tiga dari kiri), SEVP IT Development & Operations Saut Parulian Saragih (paling kiri) dan SEVP Digital Banking M. Misbahul Munir (paling kanan) menunjukan salah satu e-channel BYOND by BSI dan BEWIZE • DOK FOTO | BSI.

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menuntaskan transformasi sistem Information Technology (IT) sebagai fondasi percepatan bisnis dan penguatan layanan digital. Transformasi satu tahun ini didukung dan disupervisi Danantara agar BSI siap memasuki fase pertumbuhan.

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo menyebut transformasi IT kebutuhan strategis seiring digitalisasi keuangan dan pertumbuhan BSI. “Sekarang BSI masuk 5 besar bank di Indonesia. Ekspektasi nasabah adalah layanan dan sistem setara bank besar. Karena itu kami penuhi ekspektasi tersebut,” ujarnya.

Transformasi ini juga menjadi langkah BSI mencapai visi Top 5 Global Islamic Bank dan target 40 juta nasabah pada 2030.

Selama proses, Danantara memberikan arahan strategis, supervisi, dan memastikan implementasi sesuai tata kelola serta manajemen risiko.

Dalam setahun terakhir BSI mencatat pertumbuhan dari dual licence, yakni bank syariah dan Bank Emas. “Bank Emas jadi mesin baru kami menyasar segmen yang belum terjangkau,” kata Anggoro. Jumlah nasabah naik jadi lebih dari 24 juta per April 2026. Licence Bank Emas didapat Februari 2025, disusul kenaikan status BSI jadi Persero awal 2026.

Migrasi core banking dari R10 ke R24 rampung pertengahan Mei 2026. Proyek terbesar BSI ini melibatkan sekitar 1.500 personel lintas fungsi. Proses dilakukan bertahap lewat rehearsal, dengan pengawasan OJK dan Danantara agar berjalan aman, terkendali, dan transparan.

Transformasi meningkatkan efisiensi operasional hingga 80%, mempercepat Close of Business (COB), dan memperbesar kapasitas sistem. Kini availability seluruh kanal BSI mencapai 99,99%. “Kapasitas sistem masih di bawah 10%. Ruang untuk inovasi fitur baru di BYOND sangat luas. Nasabah akan merasakan kecepatan IT BSI yang baru,” ujarnya.

Pos terkait