Pembangunan 21.228 Huntap Relokasi di Aceh Dikebut, Safrizal Tekankan Mutu dan Ketepatan Waktu

Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA (tengah) dalam keterangan persnya | Foto ist

Di Aceh, pekerjaan konstruksi telah bergerak di berbagai lokasi pembangunan. Hingga 21 Oktober 2026, progres fisik rata-rata pembangunan huntap di Aceh tercatat mencapai 1,52 persen, meliputi pekerjaan land clearing, pondasi, fabrikasi panel Rumah Instan Sehat Sederhana (RISHA), pengukuran lahan, hingga pekerjaan struktur pada sejumlah titik pembangunan.

Pembangunan huntap memanfaatkan berbagai sumber lahan, mulai dari aset pemerintah daerah, tanah masyarakat, tanah adat, hingga lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) milik sejumlah perusahaan. Di lapangan, pelaksanaan konstruksi juga menghadapi tantangan kondisi geografis yang beragam, mulai dari wilayah datar, landai, berkontur hingga kawasan berlereng tajam, khususnya di Kabupaten Gayo Lues.

Dari sisi anggaran, realisasi penyerapan pembangunan huntap di Aceh hingga 21 Oktober 2026 tercatat sebesar Rp125,39 miliar atau 7,14 persen dari total pagu sekitar Rp1,76 triliun. Penyerapan tersebut diproyeksikan meningkat hingga 95,07 persen pada akhir Desember 2026 seiring percepatan pelaksanaan konstruksi di seluruh lokasi pembangunan.

Selain melalui APBN, percepatan penyediaan hunian tetap juga didukung program gotong royong melalui CSR Yayasan Buddha Tzu Chi. Program tersebut menargetkan pembangunan 1.000 unit rumah tipe 36 di Aceh yang tersebar di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Utara, masing-masing sebanyak 500 unit.

Hingga 19 Oktober 2026, sebanyak 534 unit telah selesai dibangun, terdiri atas 294 unit di Aceh Tamiang dan 240 unit di Aceh Utara. Sebagian unit telah diserahterimakan kepada masyarakat, termasuk di Desa Tanjung Seumantoh, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Desa Meunasah Bujok, Kabupaten Aceh Utara. Sementara unit lainnya masih dalam berbagai tahapan konstruksi dan ditargetkan rampung secara bertahap hingga akhir tahun 2026.

Pos terkait