Satgas PRR Aceh Paparkan Progres Pemulihan Pascabencana di Berbagai Sektor Strategis

Pemerintah terus mengoptimalkan percepatan pemulihan Aceh pascabencana melalui intervensi terpadu di berbagai sektor strategis. Data Posko Wilayah per 16 Oktober 2026 menunjukkan kemajuan signifikan pada layanan dasar, hunian terdampak, infrastruktur penghubung, dan fasilitas pendidikan | ist

BANDA ACEH – Pemerintah menegaskan akan terus mengoptimalkan upaya percepatan pemulihan Aceh pascabencana melalui intervensi terpadu di berbagai sektor strategis. Berdasarkan data harian Posko Wilayah per 16 Oktober 2026, sejumlah indikator utama menunjukkan kemajuan signifikan, mulai dari pemulihan layanan dasar, penyediaan hunian bagi masyarakat terdampak, hingga pembangunan infrastruktur penghubung dan fasilitas pendidikan.

Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh, Safrizal ZA, mengatakan capaian yang telah diraih merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh unsur pemerintah, TNI-Polri, kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat di lapangan.

“Alhamdulillah, berbagai indikator utama pemulihan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Layanan dasar masyarakat telah pulih, pengungsi di tenda sudah nihil, dan berbagai program rehabilitasi maupun rekonstruksi terus berjalan sesuai target. Ini merupakan hasil sinergi seluruh pihak yang bekerja bersama untuk memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal,” kata Safrizal, Senin (19/10).

Pada sektor layanan dasar dan utilitas publik, kondisi pemulihan di Provinsi Aceh telah menunjukkan capaian yang sangat baik. Jaringan kelistrikan di seluruh wilayah terdampak dilaporkan pulih 100 persen dan beroperasi normal. Sementara itu, distribusi energi juga telah kembali berfungsi sepenuhnya, mencakup operasional 156 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), 11 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE), serta 131 agen LPG yang aktif melayani kebutuhan masyarakat.

Pos terkait