Ketertarikan Dedy meneliti terorisme berkaitan dengan pengalaman awal penugasannya di Gegana Anti teror. Saat meraih gelar doktor tersebut, ia menjabat sebagai Wakapolresta Tangerang.
Mendapat Pin Emas Kapolri
Di bidang operasional, Dedy tercatat terlibat dalam penanganan serangan teror di kawasan Sarinah–Thamrin, Jakarta, pada 2016. Ketika itu, ia menjabat sebagai Kapolsek Metro Menteng.
Atas andilnya dalam penanganan peristiwa tersebut, Dedy menerima penghargaan pin emas dari Kapolri saat itu, Jenderal Pol. Badrodin Haiti.
Pengalaman penugasan dan pendidikan doktoral menjadi bagian dari perjalanan profesinya sebelum memimpin BNNP Aceh. Dedy dilantik sebagai Kepala BNN Provinsi Aceh dalam upacara pelantikan pejabat pada 12 Desember 2025 di Jakarta.
Terlibat dalam Pengembangan Jejaring Akademik
Keterlibatan Dedy dalam pengembangan kajian kepolisian juga tercatat dalam publikasi resmi Sekolah Pascasarjana Pembangunan Berkelanjutan UI pada 1 Agustus 2026.
Berdasarkan keterangan resmi tersebut, Dedy hadir sebagai Ketua Umum DIKPI dalam pertemuan bersama UI dan STIK-PTIK Polri di Gedung KWJ UI, Depok, pada 30 Juli 2026. Pertemuan itu membicarakan gagasan pembentukan asosiasi perguruan tinggi kajian ilmu kepolisian.
UI menjelaskan bahwa jejaring tersebut diarahkan untuk mendukung kolaborasi penelitian, pengembangan kurikulum, publikasi ilmiah, serta penyusunan rekomendasi kebijakan berbasis bukti. Pembahasannya juga mencakup upaya mempertemukan kebutuhan praktis kepolisian dengan pengembangan pengetahuan di perguruan tinggi.




