JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempercepat penanganan ketersediaan pasokan semen di Aceh. Optimalisasi produksi dan distribusi di jaringan SIG Group dilakukan untuk merespons peningkatan kebutuhan pasar yang menyebabkan keterbatasan pasokan di sejumlah wilayah serta fluktuasi harga di toko.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, saat melakukan kunjungan kerja ke Aceh pada Selasa (4/8/2026).
Sebagai produsen bahan bangunan terbesar di Indonesia, SIG berkomitmen menjaga keberlangsungan pasokan semen bagi masyarakat dan pembangunan di wilayah Sumatra.
Dalam kunjungan tersebut, Indrieffouny meninjau operasional PT Solusi Bangun Andalas di Lhoknga. Ia mengevaluasi kesiapan fasilitas produksi, distribusi, dan logistik, serta memimpin rapat koordinasi bersama jajaran manajemen untuk mempercepat pemulihan pasokan.
Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan jaringan distribusi dan dialog bersama distributor utama guna memastikan ketersediaan semen di pasar.
“Kami hadir langsung di lapangan untuk memastikan setiap hambatan segera diidentifikasi dan diselesaikan. Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan masyarakat dan pembangunan tetap terpenuhi melalui pasokan semen yang memadai dan distribusi yang semakin lancar,” kata Indrieffouny.
Untuk mempercepat pemulihan pasar, SIG menyiapkan sejumlah langkah strategis:
1. Mengoptimalkan produksi dan pengeluaran dari Pabrik Lhoknga dan Packing Plant Lhokseumawe, serta menambah pasokan melalui Packing Plant Malahayati.
2. Memperkuat koordinasi dengan distributor, mitra logistik, dan pemerintah daerah untuk mempercepat penyaluran hingga ke tingkat pasar.
3. Melakukan pemantauan harian terhadap stok, distribusi, dan permintaan sebagai dasar pengambilan keputusan operasional.






