Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kehutanan Genjot Sosialisasi MPA di Aceh Tamiang

Oplus_131072

“Masyarakat Peduli Api adalah garda terdepan. Negara hadir bukan hanya ketika api sudah membara, tetapi sejak dini melalui pembinaan dan edukasi,” tegas T. A. Khalid.

Dalam kesempatan tersebut, T. A. Khalid didampingi Dato’ H. Yuni Eko Hariyatna dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA).

Secara simbolis, T. A. Khalid juga menyerahkan peralatan pemadam kebakaran hutan dan lahan (Damkarhutla) kepada perwakilan MPA Desa Sekumur. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan nyata Komisi IV DPR RI dan Kemenhut dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi ancaman karhutla.

Edukasi Pencegahan dan Deteksi Dini

Sosialisasi dilanjutkan dengan pemaparan teknis dari tim Kemenhut. Materi yang disampaikan meliputi teknik pencegahan kebakaran hutan, deteksi dini potensi karhutla, serta prosedur pelaporan cepat.

Peserta yang terdiri dari aparat desa, tokoh adat, dan relawan lingkungan diajak memahami pentingnya koordinasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan petugas di lapangan.

Kabupaten Aceh Tamiang memiliki kerentanan tinggi terhadap karhutla. Selain aktivitas pembukaan lahan yang kerap memicu titik api, kesadaran kolektif untuk mencegah kebakaran masih perlu terus ditingkatkan.

Melalui sosialisasi ini, Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kehutanan berharap masyarakat Sekumur lebih siap menghadapi ancaman karhutla. Di tengah upaya menjaga kelestarian hutan sebagai paru-paru bumi, api adalah musuh bersama yang harus dilawan. []

 

 

Pos terkait