12 Saksi Diperiksa, Polda Aceh Tunggu Hasil Labfor Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2

DOK FOTO | WAG.

BANDA ACEH – Polda Aceh masih melanjutkan penyidikan kasus ledakan KMP Aceh Hebat 2. Saat ini penyidik Ditreskrimum masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menentukan penyebab pasti dan arah penyidikan selanjutnya.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K. mengatakan, sejak awal penanganan penyidik telah melakukan serangkaian langkah. Salah satunya berkoordinasi dengan Labfor untuk olah TKP di kapal.

“Hasil pemeriksaan Labfor sangat penting. Ini akan menjadi dasar untuk mengungkap penyebab ledakan dan menentukan arah penyidikan,” ujar Joko, Kamis 3 Juli 2026.

Selain itu, penyidik juga telah memeriksa 12 orang saksi. Mereka terdiri dari petugas PT ASDP Indonesia Ferry, pihak sekolah yang menjadi korban, dan saksi lain yang mengetahui kejadian.

“Hingga saat ini hasil Labfor belum kami terima. Karena itu penyidikan masih fokus pada pendalaman semua kemungkinan penyebab ledakan, termasuk menelusuri ada atau tidaknya unsur kelalaian dan unsur pidana lain berdasarkan fakta dan alat bukti,” jelasnya.

Proses olah TKP dengan status quo sudah selesai. Garis polisi juga telah dicabut dan kapal diserahkan kembali ke PT ASDP Indonesia Ferry untuk pemeriksaan teknis dan perbaikan.

Penyerahan kapal dilakukan karena KMP Aceh Hebat 2 merupakan sarana penting pada lintasan Banda Aceh–Sabang yang melayani mobilitas masyarakat.

“Penyidik akan bekerja secara profesional, objektif, dan berdasarkan alat bukti. Perkembangan penanganan perkara akan kami sampaikan setelah hasil Labfor diterima dan dianalisis,” tutup Joko. []

Pos terkait