“Melalui Bhayangkara Fest, kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan yang mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi wadah pemberdayaan UMKM, pengembangan kreativitas generasi muda, penguatan nilai-nilai keagamaan, serta sarana hiburan yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kapolda.
Berbagai kegiatan yang digelar selama Bhayangkara Fest 2026 berhasil menarik minat 0masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh. Rangkaian kegiatan tersebut pmeliputi kajian Islami bersama Ustaz Adi Hidayat, Bank Aceh Bhayangkara Run 2026, lomba monolog, Stand up komedy, lomba band, lomba azan, lomba mewarnai anak, fashion show, hiburan rakyat, pelayanan publik, hingga penampilan artis nasional D’Masiv dan Ghea Indrawari.
Keberhasilan penyelenggaraan Bhayangkara Fest juga mendapat apresiasi dari Pemerintah Aceh. Pada malam penutupan, Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf yang diwakili Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Bhayangkara Fest 2026 di Lapangan Merah Mapolda Aceh.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Aceh yang dibacakannya, M. Nasir menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Polda Aceh beserta seluruh panitia atas suksesnya penyelenggaraan Bhayangkara Fest yang berlangsung aman, tertib, dan lancar.
“Sejak dibuka beberapa hari lalu, Bhayangkara Fest telah menjadi ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana hangat dan penuh semangat persaudaraan,” ujar M. Nasir.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi antara pemerintah, Polri, TNI, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat dalam membangun Aceh yang lebih maju dan sejahtera.






