BANDA ACEH — Bhayangkara Fest 2026 yang diselenggarakan Polda Aceh dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 berhasil menarik antusiasme masyarakat dalam jumlah besar. Selama empat hari pelaksanaan, mulai 19 hingga 22 Juni 2026, festival yang berlangsung di Lapangan Merah Mapolda Aceh tersebut dikunjungi sebanyak 85.367 orang dan mencatat perputaran ekonomi sekitar Rp9,2 miliar dari aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S,I,K mengatakan capaian tersebut menunjukkan bahwa Bhayangkara Fest tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berhasil menjadi ruang kolaborasi, edukasi, pemberdayaan ekonomi, dan penguatan hubungan antara Polri dengan masyarakat.
“Alhamdulillah, selama empat hari pelaksanaan Bhayangkara Fest, tercatat sebanyak 85.367 masyarakat berkunjung. Antusiasme yang luar biasa ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang semakin dekat dengan masyarakat,” ujar Joko dalam rilisnya, Selasa (23/6/2026).
Menurut Joko, Bhayangkara Fest merupakan implementasi nyata tema Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, yaitu “Polri untuk Masyarakat”, yang diwujudkan melalui berbagai kegiatan religius, edukatif, olahraga, hiburan, pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Berdasarkan hasil pendataan panitia, total transaksi yang terjadi selama pelaksanaan Bhayangkara Fest mencapai sekitar Rp9,2 miliar. Nilai tersebut berasal dari aktivitas puluhan pelaku UMKM yang berpartisipasi dan melayani kebutuhan ribuan pengunjung selama kegiatan berlangsung.






