ACEH UTARA– Peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 dipusatkan di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, dengan melibatkan pemerintah pusat, daerah, organisasi kemasyarakatan, dan warga.
BKKBN Aceh turut memperkuat layanan kesehatan dan edukasi masyarakat lewat pelayanan KB gratis, konseling kesehatan reproduksi, dan pembinaan generasi muda.
Ketua Umum Tim Pembina Posyandu Pusat Tri Suswati Tito Karnavian menegaskan peran strategis posyandu sebagai ujung tombak pelayanan hingga desa.
“Posyandu bukan hanya pusat pelayanan kesehatan, tetapi juga wadah integrasi enam Standar Pelayanan Minimum, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga layanan sosial,” ujarnya di hadapan peserta, Senin (27/4/2026).
Tri Suswati juga menekankan pentingnya keberlanjutan layanan posyandu, termasuk di hunian sementara, serta penguatan sinergi lintas sektor.
Hadir dalam kegiatan ini Ketua TP-PKK Provinsi Aceh, jajaran TP-PKK kabupaten/kota, SKPA, Perwakilan BKKBN Aceh, Bupati Aceh Utara, dan instansi terkait.
Kegiatan digelar di tiga lokasi dengan beragam layanan: penyaluran bantuan sembako, pemberian makanan bergizi gratis, pelayanan kesehatan, dan layanan sosial lain.
Momentum ini menjadi wujud kehadiran negara untuk menjangkau kelompok rentan, khususnya warga terdampak. Perwakilan BKKBN Aceh mencatat 16 akseptor KB terlayani dalam kegiatan ini, terdiri dari 3 akseptor IUD dan 13 akseptor implan.
Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim mengatakan bersama Forum GenRe Aceh, BKKBN juga menggelar senam sehat untuk anak-anak di huntara serta edukasi Program GenRe kepada siswa SMP Negeri 3 Langkahan.






