SK DPW PPP Aceh Nihil, Kader Sesalkan Sikap DPP

Saiful Haris Arahas — Kader PPP Aceh/ Ist

APJN.NET – BANDA ACEH – Kader PPP Aceh sesalkan sikap DPP PPP yang sampai saat ini belum ada keputusan yang jelas terkait keberlangsungan kepemimpinan DPW PPP Aceh ke depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Saiful Haris Arahas, kepada media ini Rabu, (19/10) ketika dimintai tanggapannya terkait penerbitan SK DPW PPP Aceh yang hingga saat ini juga belum ada keputusan yang mengikat alias nihil sehubungan dengan telah dilaksanakan Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PPP Aceh pada 28-29 Mei 2021 lalu di Banda Aceh.

“Hingga saat ini DPP PPP belum mengeluarkan Surat Keputusan apapun terkait keberlangsungan kepemimpinan DPW PPP Aceh ke depan,” ujarnya.

Artinya, kata Haris, DPP PPP seakan sengaja mendiamkan keputusan, lalu nantinya bebas menunjuk siapapun ketua DPW PPP Aceh sesuka-suka ketum PPP, dengan alasan telah deadlock.

Menurutnya, Jika hal ini terjadi, sungguh DPP PPP telah menghancurkan PPP Aceh. Dan perlu diketahui juga, kondisi seperti ini tidak hanya dialami oleh PPP Aceh, tapi hampir seluruh DPW PPP se Indonesia mengalami seperti itu.

“Jadi kita para kader PPP Aceh dan simpatisan meminta kepada ketum DPP PPP Suharso Monoarfa dan Sekjend Arwani Thomafi agar segera mengeluarkan SK ketua DPW PPP Aceh,” tukasnya.

“Kasihan sekali melihat kondisi PPP ini, jangan sampai PPP Aceh mati, dan kehilangan kader-kader potensialnya. Dan kami memastikan tidak akan tercapai, jika ketum Suharso Monoarfa menargetkan torehan sebanyak 11 juta lebih suara pada pemilu 2024.

“Hal Itu tidak akan tercapai, dan hanyalah ngigauan ketum. Sebab apa, karena sangat tidak masuk akal, dia menginginkan suara sebanyak itu, tapi perbuatan dia ke DPW PPP jauh panggang dari api. Tentu ini sangat merugikan kader,” pungkas mantan wartawan tersebut.[]

Pos terkait