Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakil Gubernur Aceh menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana membutuhkan sinergi yang kuat antara Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, TNI, Polri, Kejaksaan, DPRK, serta seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut menjadi kunci agar seluruh program pemulihan dapat terlaksana sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Wakil Gubernur juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk terus memperkuat koordinasi dan mengawal pelaksanaan setiap tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. Dengan kerja sama yang solid, Pemerintah Aceh optimistis proses pemulihan di Aceh Tamiang dapat berjalan lebih cepat sehingga pelayanan publik kembali maksimal dan masyarakat segera merasakan manfaat pembangunan secara menyeluruh. []






