Ketua DPRK Banda Aceh Kecam Kekerasan Anak di Day Care, Minta Pengawasan Diperketat

Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, S.T. [ Dok Foto Ist ]

Keluarga Korban Harus Dapat Keadilan

BANDA ACEH – Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, S.T. mengecam keras dugaan tindak kekerasan terhadap bayi berusia 18 bulan di sebuah tempat penitipan anak (day care) di Kecamatan Syiah Kuala. Peristiwa yang terjadi beberapa hari lalu itu kini menuai perhatian luas.

Irwansyah mendesak agar keluarga korban mendapat keadilan serta meminta pelaku diproses hukum dan dijatuhi sanksi setimpal. “Saya sangat miris melihat tindakan pengasuh yang seharusnya memberi kasih sayang dan perlindungan, justru melakukan kekerasan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Ia juga mendesak aparat penegak hukum menindak tegas seluruh pihak yang terlibat dan memastikan adanya pertanggungjawaban hukum.

Menurut Irwansyah, kasus ini harus menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Banda Aceh untuk melakukan pembenahan menyeluruh. Pengawasan terhadap day care hingga taman kanak-kanak perlu diperketat. Ia menekankan pentingnya peningkatan standar pola asuh, kriteria pengasuh, serta seleksi ketat terhadap tenaga pengasuh agar tidak dilakukan sembarangan.

Aspek lain seperti sanitasi, pengelolaan limbah, kebersihan, dan kelayakan fasilitas day care juga harus menjadi perhatian serius pemerintah. “Anak-anak yang dititipkan di fasilitas tersebut adalah generasi masa depan Banda Aceh dan Aceh. Bisa jadi mereka kelak menjadi pemimpin, tokoh masyarakat, atau akademisi. Karena itu, pengawasan harus benar-benar diperketat,” tegas politisi PKS itu.

Ia menambahkan, kejadian ini harus menjadi alarm bagi semua pihak agar pengawasan terhadap day care maupun TK semakin ditingkatkan. “Saya harap peristiwa serupa tidak kembali terulang di Banda Aceh. Ini harus menjadi yang terakhir dan tidak boleh ada anak lain yang mengalaminya,” pungkasnya.

Pos terkait