“Halo Pak Polda Saya Iqbal, saya bocor ginjal, saya ingin jadi Polisi seperti bapak suatu saat nanti, pak saya ingin foto sama bapak untuk saya pajang dirumah saya dikampung ” kenang iqbal pada saat video call tahun lalu bersama Kapolda Aceh.
Waktu berjalan, Iqbal terus rutin melakukan pengobatan dari kabupaten Tamiang menuju Banda Aceh, bahkan Iqbal pernah sempat 3 kali koma dirumah sakit dan tidak sadarkan diri akibat kondisinya yang parah.
Suatu hari ada cerita lucu, dimana pada saat ambulance yang mengangkut Iqbal Ke Banda Aceh kehabisan bahan bakar, sehingga karena darurat, ambulan harus menerobos antrian pengisian BBM, tidak lama ambulance yang mengangkut Iqbal di protes oleh warga yang sedang mengantri BBM, bermodalkan “pernah” video call dengan Kapolda Aceh, Iqbal memberanikan diri membuka kaca ambulance dan menyampaikan bahwasannya dirinya adalah kawan Kapolda Aceh. ia Harus buru-buru menuju Banda Aceh untuk berobat, sehingga meminta warga yang protes tersebut lebih sabar dan memberinya kesempatan mendahului.
Setahun berlalu, tepat pada hari selasa tanggal 3 agustus 2021 disela- sela kesibukannya, Kapolda Aceh menyempatkan diri bertemu Iqbal di rumah singgah C-Four. Betapa terkejutnya Iqbal melihat sosok seorang jenderal bintang dua berdiri di hadapannya. Ia pun langsung bergegas berdiri dan memberikan penghormatan, matanya berbinar-binar hendak meneteskan air mata.
” Apakbar Iqbal? Tetap semangat ya! Harus semangat! Pokoknya Saya harus sembuh! . Bapak pamit ya Iqbal, bapak pindah tugasnya. Tapi bapak akan mendoakan kesembuhan Iqbal dari jauh. Iqbal harus semakin membaik, harus sehat dan semangat! ” ucap pak wahyu memberikan motivasi dihadapan Iqbal.






