FKM BKA YWU Buka Akses Pasar, Karier, dan Ruang Ekspresi bagi Penyandang Disabilitas

Festival QRIS 2026 Pasar Atjeh tidak hanya menjadi ajang transaksi digital, bazar UMKM, dan promosi ekonomi lokal. Selama 11–17 Agustus 2026 di Gedung Pasar Atjeh Baru, festival ini juga membuka ruang nyata bagi penyandang disabilitas untuk berkarya, memasarkan produk, dan mengakses kesempatan sosial ekonomi • DOK FOTO IST

Pada 14 Agustus 2026, 14 anak penyandang disabilitas juga tampil dalam fashion show hasil kolaborasi SLB dan komunitas perias. Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi untuk membangun kepercayaan diri anak tampil di ruang publik.

“Bagi kami, inklusi bukan hanya memberi ruang untuk hadir. Inklusi berarti memastikan seseorang punya kesempatan menggunakan ruang itu, menunjukkan kemampuannya, mendapatkan manfaat, dan ikut menentukan arah perubahan,” kata Putri Melza.

Festival QRIS 2026 menunjukkan bahwa inklusi dapat dibangun melalui kolaborasi pemerintah daerah, lembaga keuangan, komunitas, SLB, UMKM, sektor swasta, dan masyarakat sipil.

Sejalan dengan Strategic Plan FKM BKA YWU 2026, organisasi menargetkan penguatan inclusive livelihoods melalui pelatihan keterampilan, perluasan akses pasar, mentoring usaha, dan kemitraan dengan pemangku kepentingan.

FKM BKA YWU mendorong agar keterlibatan penyandang disabilitas tidak berhenti di satu festival. Akses terhadap pasar, pekerjaan, keterampilan, teknologi digital, layanan publik, dan pengambilan keputusan harus menjadi bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Sebab pembangunan yang benar-benar inklusif terjadi ketika penyandang disabilitas memiliki ruang, kesempatan, suara, dan manfaat yang setara dalam proses pembangunan.

Forum Komunikasi Masyarakat Bina Kesejahteraan Anak dan Wanita Yakin Mampu (FKM BKA YWU) adalah organisasi perempuan penyandang disabilitas di Aceh yang bekerja untuk penghapusan diskriminasi dan penguatan partisipasi perempuan dengan disabilitas dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik. []

Pos terkait