Pembangunan Jembatan Perintis Reje Payung Tuntas, Safrizal Acungkan Jempol untuk Prajurit TNI

Jembatan gantung yang dalam nomenklatur resminya disebut Jembatan Perintis Garuda III di wilayah kerja Komando Distrik Militer (Kodim) 0106/Aceh Tengah, rampung dikerjakan prajurit TNI di bawah naungan Kodam IM, dan membentang dengan gagah perkasa di atas Sungai Jambo aye, Minggu (2/8/2026) • DOK | FOTO IST.

Demikian juga block angkur yang diberikan tugas untuk mengunci dan menahan gaya tarikan horizontal dari kabel utama. block angkur yang dicat merah putih, seolah menegaskan bahwa negara hadir dan selalu bersama rakyat.
Kepala Posko Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekosntruksi (PRR) Dr. Safrizal ZA, menyebutkan pembangun jembatan gantung tersebut melibatkan personil TNI dari Koramil 05/Linge, 12 personel Batalyon Teritorial Pembangunan 854/Dharma Kersaka (Yon TP 854/DK) yang bermarkas induk di Pameu, Aceh Tengah, 1 personel asistensi dari Zeni Kodam (Engineering Division) Iskandar Muda, dan tiga masyarakat setempat.

Sebagai garda terdepan pertahanan Republik Indonesia, kata Safrizal, TNI hadir langsung ke lokasi bencana, sebagai bagian dari keluarga besar Indonesia. Program jembatan perintis Garuda, merupakan program strategis nasional dari Pemerintah Pusat yang pelaksanaan pembangunanya dilakukan secara gotong royong oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Safrizal menjelaskan, jembatan perintis Garuda dirancang khusus untuk memulihkan konektivitas, mempermudah mobilitas masyarakat, serta mendongkrak perekonomian di desa-desa terpencil atau wilayah pascabencana.

“Alhamdulillah, berkat kerja keras TNI dan masyarakat, serta dukungan dari pihak-pihak lainnya, jembatan perintis Garuda III di Linge telah selesai dibangun. Dengan demikian, aktivitas warga dalam berbagai kepentingan, sudah dapat kembali berjalan normal,” ujar Safrizal.

Safrizal yang juga Dirjen Bina Adwil Kementerian Dalam Negeri, berpesan supaya dalam menghadapi persoalan pascabencana, semua pihak harus bersatu padu. Persatuan akan menambah mutu penanganan.

Pos terkait