BANDA ACEH – Bank Aceh bersama PT Taspen (Persero) Cabang Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Hak dan Kewajiban serta Wirausaha Pintar bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang Memasuki Batas Usia Pensiun (BUP) di Lingkungan Pemerintah Aceh. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam memberikan edukasi sekaligus mempersiapkan aparatur sipil negara agar memasuki masa pensiun dengan tenang, mandiri, dan produktif.
Acara dibuka dengan sambutan dari Direktur Bisnis Bank Aceh, Erwin Konadi, yang menegaskan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal dari babak baru yang perlu dipersiapkan secara matang, baik dari sisi pengelolaan keuangan maupun pengembangan usaha.
Menurutnya, Bank Aceh terus berkomitmen menghadirkan layanan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, termasuk bagi para ASN yang akan memasuki masa purnabakti. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai hak dan kewajiban sebagai peserta Taspen, tetapi juga dibekali wawasan mengenai peluang berwirausaha sebagai alternatif untuk tetap produktif setelah pensiun.
“Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan masa persiapan pensiun dengan sebaik-baiknya melalui perencanaan keuangan yang matang dan pemanfaatan peluang usaha yang sesuai dengan potensi masing-masing,” ujar Erwin.
Erwin juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan layanan perbankan digital action bank aceh, serta mengembangkan usaha yang berkelanjutan. Melalui berbagai produk dan layanan perbankan, Bank Aceh berupaya memberikan solusi yang aman, mudah, dan sesuai dengan kebutuhan para pensiunan, termasuk fasilitas pembiayaan pra pensiun dan pembiayaan pensiun bank aceh yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan maupun pengembangan usaha di masa purna tugas.






