“Prinsipnya sama-sama senang. Perusahaan dapat laba, Pemerintah Pusat ada pemasukan, Pemerintah Aceh dapat untung, dan terjadi multiplier effect ekonomi yang mendorong kesejahteraan masyarakat Aceh.”
Hashim dan Mualem, sepakat pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh dalam mengoptimalkan potensi sumber daya energi Aceh melalui investasi yang berkelanjutan, hilirisasi industri, serta pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, Gubernur Mualem, menyampaikan komitmen Pemerintah Aceh menciptakan iklim investasi yang kondusif. “Memberikan kepastian bagi para investor. Memberi kemudahan dalam proses investasi, termasuk penyederhanaan dan percepatan pelayanan perizinan,” kata Nurlis
Sebetulnya, Gubernur Mualem telah membuktikan ucapannya dengan mengarahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir Syamaun untuk memberi pelayanan terbaik dalam menyambut setiap orang yang berminat berinvestasi di Aceh.
Pada Juli ini, hampir setiap pekan datang pengusaha yang berminat berinvestasi di Aceh. Semua berkaitan dengan gas Blok Andaman. “Pemerintah Aceh melayaninya dengan baik. Kita menjalankan semua kebijakan yang telah diamanahkan Bapak Gubernur,” kata Sekda Nasir. []






