Selain memiliki tingkat penyerapan kerja yang tinggi, sekolah vokasi Kementerian Perindustrian juga semakin diminati masyarakat. Pada tahun ajaran 2026, rasio pendaftar terhadap daya tampung mencapai 1:12,2, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 1:10,7. Dengan kata lain, setiap satu kursi di SMK Kementerian Perindustrian diperebutkan oleh sekitar 12 calon peserta didik.
Doddy menegaskan, tingginya animo masyarakat tersebut menjadi motivasi bagi BPSDMI untuk terus menjaga kualitas pendidikan vokasi industri.
“Untuk menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan vokasi, BPSDMI akan terus memperkuat pembinaan dan evaluasi terhadap penyelenggaraan pendidikan di SMK-SMAK dan SMK-SMTI. Langkah ini diarahkan untuk menjaga konsistensi mutu, meningkatkan tata kelola satuan pendidikan, serta memastikan setiap program pendidikan menghasilkan lulusan yang semakin kompeten, adaptif, dan siap menjawab kebutuhan industri,” pungkasnya. (*)






