Kemudahan pembukaan rekening Tabungan Haji lewat aplikasi BYOND by BSI juga mendorong akuisisi nasabah digital. Hingga Mei 2026, pengguna _mobile banking_ BSI telah melampaui 10 juta dengan nilai transaksi di atas Rp450 triliun.
*Pembiayaan Tumbuh 14,60%, NPF Turun ke 1,80%*
Penguatan dana murah dan digitalisasi turut menopang fungsi intermediasi BSI. Hingga Mei 2026, pembiayaan tumbuh 14,60% yoy menjadi Rp335 triliun dengan fokus pada segmen konsumer.
Kualitas aset juga terjaga. Rasio _Non Performing Financing_ (NPF) _gross_ membaik menjadi 1,80% dari sebelumnya 1,88% pada periode yang sama tahun lalu.
Cahyo menegaskan, BSI akan terus memperkuat sinergi antara layanan digital, jaringan kantor cabang, _e-channel_, dan ekosistem syariah untuk memperluas inklusi keuangan syariah di Indonesia.
“Kami optimistis penguatan dana murah, transformasi digital, serta pengembangan ekosistem haji, umrah, dan bisnis bank emas akan menjadi mesin pertumbuhan berkelanjutan. Seluruh layanan BSI terintegrasi untuk menghadirkan pengalaman terbaik bagi nasabah,” tutup Cahyo. []






