
Safrizal menegaskan bahwa respons cepat dari Direktorat Jenderal Bina Marga menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keandalan infrastruktur publik, khususnya pada ruas jalan nasional yang memiliki peran strategis bagi konektivitas wilayah Aceh.
Menurutnya, Jembatan Panton Labu merupakan salah satu simpul transportasi penting yang mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, serta aktivitas perekonomian di kawasan pantai utara Aceh. Karena itu, percepatan penanganan menjadi langkah yang sangat penting.
“Kami mengapresiasi langkah cepat Bina Marga. Yang terpenting saat ini adalah memastikan keselamatan masyarakat serta menjaga agar aktivitas ekonomi dan distribusi barang tetap berjalan dengan baik,” kata Safrizal.
Pemerintah terus melakukan pemantauan terhadap proses perbaikan hingga pekerjaan selesai dan jembatan dapat beroperasi secara optimal. Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi pengaturan lalu lintas yang diberlakukan selama proses penanganan berlangsung. []






