LHOKSEUMAWE– Percepatan penanganan stunting di Lhokseumawe diperkuat melalui penyediaan hunian layak bagi keluarga berisiko. BKKBN Aceh bersama Islamic Relief meninjau langsung pembangunan rumah untuk warga kurang mampu, Kamis (21/5/2026).
Sebanyak 50 unit rumah bantuan tahap I telah selesai dan ditempati. Dari jumlah itu, 18 unit dikhususkan bagi keluarga berisiko stunting di tiga kecamatan: Blang Mangat, Muara Satu, dan Muara Dua.
Rumah tipe 36 plus ini dibangun melalui kolaborasi Islamic Relief dan Baitulmal Lhokseumawe. Kini pembangunan tahap II tengah berjalan dengan tambahan 20 unit, sehingga total hunian yang disiapkan mencapai 70 unit.
Peninjauan dilakukan Sekretaris Tim Pengendali GENTING Provinsi Aceh Jopi D. Saputra mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Aceh Safrina Salim, bersama Community Mobilizer Islamic Relief Munawir dan Penyuluh KB Kota Lhokseumawe.
Jopi menyampaikan apresiasi kepada Islamic Relief dan Baitulmal. Menurutnya, rumah layak menjadi langkah penting dalam pencegahan stunting.
“Pembangunan rumah ini wujud komitmen pemerintah, NGO, dan komunitas mendukung Program GENTING. Rumah yang layak dan sehat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” kata Jopi.
Ia menambahkan, rumah sehat tidak hanya memberi kenyamanan, tapi juga meningkatkan kualitas hidup keluarga.
Koordinator Area Islamic Relief Aceh Yusrizal menegaskan pihaknya akan terus menghadirkan hunian layak melalui dukungan donatur dan kolaborasi dengan pemerintah daerah.
“Kami berkomitmen memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat kurang mampu agar manfaatnya dirasakan lebih luas,” ujarnya.






