DPW NasDem Aceh Kecam Pemberitaan Majalah Tempo

Dok Foto Ist.

Desak Dewan Pers Turun Tangan
DPW NasDem Aceh tetap membuka ruang kritik dari media, namun menolak pemberitaan yang tidak berimbang dan membentuk opini publik secara tidak objektif.

Karena itu, DPW NasDem Aceh meminta Dewan Pers Republik Indonesia menelaah dan mengevaluasi pemberitaan Majalah Tempo secara menyeluruh. “Kami mendorong kode etik jurnalistik ditegakkan secara konsisten. Jika ditemukan pelanggaran, berikan sanksi tegas dan proporsional,” ujarnya.

Dua Tuntutan untuk Tempo
Atas nama kader se-Aceh, DPW NasDem Aceh mengutuk keras Majalah Tempo dan menyampaikan dua tuntutan:

1. Majalah Tempo wajib menyampaikan permintaan maaf secara tertulis kepada pimpinan dan Partai NasDem.
2. Tempo diminta berkomitmen tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.

“Kami menghormati pers, tapi kebebasan pers bukan kebebasan tanpa batas. Ada tanggung jawab moral dan etika yang harus dijaga bersama,” tutup Abu Heri.

Ia juga mengajak masyarakat tetap jernih menyikapi informasi dan tidak mudah terpengaruh narasi yang belum tentu mencerminkan kebenaran utuh. “Partai NasDem akan terus bekerja, berkontribusi, dan setia pada cita-cita Indonesia yang lebih baik.” []

 

 

Pos terkait