Wakapolda juga menegaskan, pangkat bukan sekadar simbol kehormatan, tetapi amanah yang harus dijalankan secara profesional, penuh tanggung jawab, dan berintegritas. Ia juga mengingatkan agar seluruh personel yang naik pangkat selalu mengingat peran keluarga dalam setiap keberhasilan.
“Keberhasilan ini tidak lepas dari doa, dukungan, dan pengorbanan keluarga yang selalu menyertai setiap langkah dalam perjalanan karier. Mereka adalah bagian tak terpisahkan dari pencapaian hari ini,” tambahnya.
Abituren Akabri 1995 itu juga mengajak seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga profesionalisme, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia berharap, setiap anggota Polri menjadi pelayan masyarakat yang siap membantu, melindungi, dan mengayomi.
“Keberhasilan Polri tidak diukur dari tingginya pangkat, tetapi dari kepuasan masyarakat terhadap pelayanan yang diberikan. Jaga moral dan integritas, serta hindari segala bentuk penyimpangan yang dapat mencoreng nama baik institusi,” tegas Ari.
Di akhir sambutannya, Wakapolda menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang naik pangkat.
“Ini bukan sekadar pencapaian, tetapi tanggung jawab baru. Mari kita bekerja sama, sama-sama bekerja membangun Polri yang lebih baik, kuat, dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya. []






