Bencana Banjir Tak Padamkan Semangat Belajar Anak Desa Gunci Lewat Rangkang Belajar

Aceh Utara – Rumah Baca Rangkang Pustaka bekerja sama dengan Aceh Berdaya sukses menggelar kegiatan Rangkang Belajar Sawang #1 yang berlangsung di Lhok Pungki, Desa Gunci, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, pada Minggu, 21 Desember 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi strategis antara Rumah Baca Rangkang Pustaka dan Aceh Berdaya dalam memperluas akses pendidikan nonformal serta membangun budaya literasi di wilayah pedesaan Aceh Utara, khususnya di daerah terdampak banjir parah. Dengan mengusung semangat belajar bersama dan bertumbuh bersama, Rangkang Belajar Sawang #1 diikuti oleh anak-anak dan masyarakat sekitar dengan antusiasme tinggi di tengah kondisi pascabencana banjir Aceh.

Dusun Lhok Pungki sendiri dihuni oleh sekitar 84 kepala keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir dan kini berada dalam kondisi terisolasi. Akses menuju dusun ini tidak dapat dilalui dari Sawang dan harus ditempuh melalui Simpang Leubu, Kabupaten Bireuen. Letaknya yang berada di ujung Kecamatan Sawang menyebabkan Desa Gunci minim bantuan karena keterbatasan akses.
“Sekitar 60 anak-anak berada di lokasi pengungsian, dan semangat merekalah yang mendorong kami untuk kembali dan melaksanakan program ini secara rutin hingga kondisi tempat tinggal mereka kembali normal,” ungkap Ichsan, Koordinator Posko Rangkang Pustaka Peduli Bencana Banjir Aceh.

Berbagai aktivitas edukatif diselenggarakan dalam kegiatan ini, mulai dari pembelajaran literasi dasar, penguatan karakter, hingga kegiatan kreatif yang mendorong anak-anak untuk berani berekspresi dan berpikir kritis. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang secara interaktif agar proses belajar berlangsung dalam suasana yang menyenangkan dan bermakna.

Ketua Rumah Baca Rangkang Pustaka Periode 2025–2026, Miratul Husna, menyampaikan bahwa Rangkang Belajar Sawang #1 merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk menghadirkan ruang belajar alternatif yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa pendidikan tidak hanya berlangsung di ruang kelas formal, tetapi juga dapat tumbuh dari ruang-ruang komunitas yang dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan Aceh Berdaya, Andhina, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas komunitas dalam menjawab tantangan pendidikan di daerah. Menurutnya, sinergi dengan Rumah Baca Rangkang Pustaka merupakan bentuk nyata upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan dan literasi.

Masyarakat Desa Gunci menyambut baik kegiatan ini dan berharap Rangkang Belajar Sawang dapat terus berlanjut sebagai program rutin. Kehadiran Rumah Baca Rangkang Pustaka dan Aceh Berdaya dinilai memberikan warna baru dalam aktivitas pendidikan anak-anak di kawasan Lhok Pungki, khususnya di tengah situasi bencana banjir.

Melalui Rangkang Belajar Sawang #1, Rumah Baca Rangkang Pustaka dan Aceh Berdaya menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan ekosistem belajar yang ramah anak, berakar pada nilai-nilai lokal, serta berorientasi pada masa depan generasi Aceh Utara.[]

Editor: Redaksi

Pos terkait