Diduga Mortir Peninggalan Masa Konflik Kembali Ditemukan di Pinggir Krueng Aceh

Foto ist

Sekitar pukul 16.40 WIB, personel Unit Inafis Satreskrim Polresta Banda Aceh bersama personel piket Polsek Baiturrahman tiba di lokasi. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan area dan memasang garis polisi.

Selanjutnya, pada pukul 16.45 WIB, temuan tersebut dilaporkan kepada pimpinan untuk dilakukan koordinasi dengan Unit Jibom Satbrimob Polda Aceh.

“Untuk sementara lokasi sudah kami amankan dan dipasang garis polisi. Personel Polsek Baiturrahman dan Polresta Banda Aceh masih berjaga di lokasi,” ujar Samandari.

Ia menjelaskan, benda tersebut diduga merupakan mortir peninggalan masa konflik. Namun, polisi belum dapat memastikan apakah benda tersebut masih aktif atau sudah tidak aktif.

Karena itu, benda tersebut masih berada di lokasi penemuan dan menunggu penanganan dari personel Unit Jibom Satbrimob Polda Aceh.

Hingga pukul 17.15 WIB, polisi masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekati benda yang diduga mortir tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau mendekati benda yang dicurigai sebagai bahan peledak dan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani oleh petugas yang memiliki keahlian.

“Benda tersebut belum diketahui statusnya aktif atau tidak aktif, sehingga masyarakat diminta tidak melakukan tindakan sendiri dan menyerahkan penanganannya kepada petugas,” kata Samandari. []

Pos terkait