Kapolsek Baiturrahman : “ Polisi memasang garis police line dan melakukan pengamanan lokasi guna mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan”.
BANDA ACEH – Warga kembali menemukan benda yang diduga merupakan bom mortir peninggalan masa konflik di pinggiran Sungai Krueng Aceh, tepatnya di depan Warkop Chek Yukee, Gampong Kampung Baru, Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh, Selasa (6/10/2026).
Benda yang diduga mortir tersebut ditemukan seorang warga bernama Muhammad Saini (40), warga Dusun Makmur, Desa Sungai Pauh Tunjong, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, saat sedang mencari tiram atau kerang di pinggiran Krueng Aceh.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kapolsek Baiturrahman AKP Samandari mengatakan, benda tersebut ditemukan sekitar pukul 14.50 WIB.
“Yang bersangkutan saat sedang mencari tiram atau kerang menemukan dua buah benda berbahan besi yang sudah berkarat dan bentuknya menyerupai mortir,” kata Samandari, Selasa (6/10/2026).
Menurutnya, Muhammad Saini kemudian teringat bahwa benda serupa pernah ditemukannya di lokasi tersebut pada Rabu, 30 September 2026.
Karena mencurigai benda tersebut sebagai benda yang diduga bahan peledak, Saini mengangkatnya ke pinggir sungai dan membersihkannya. Setelah melihat bentuknya yang menyerupai benda yang ditemukan sebelumnya, ia kemudian meninggalkan lokasi dan melaporkan temuannya ke Polresta Banda Aceh.
Saini tiba di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Banda Aceh sekitar pukul 15.00 WIB. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Banda Aceh dan piket Polsek Baiturrahman untuk melakukan pengamanan lokasi.






