Ayah Ikram, Masrijal, bekerja sebagai nelayan. Pekerjaannya membuat ia harus melaut dalam waktu yang cukup lama, bahkan berbulan-bulan, sebelum kembali berkumpul bersama keluarganya di rumah.
Sementara itu, Liza Desfita selama ini mendampingi Ikram dalam menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk memastikan kondisi kesehatan anaknya tetap terpantau. Liza mengungkapkan rasa terima kasih kepada Kapolres Aceh Selatan atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada putranya.
Ia berharap kepedulian tersebut menjadi amal kebaikan dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT.
“Terima kasih banyak kepada Bapak Kapolres atas kepeduliannya kepada anak kami. Semoga Bapak Kapolres selalu diberikan kesehatan, keselamatan, dimudahkan dalam menjalankan tugas dan dibalas semua kebaikannya,” kata Liza.
Liza menuturkan, Ikram mengalami penyakit bawaan sejak lahir. Meski demikian, kondisi fisiknya hingga kini menunjukkan perkembangan yang cukup baik dan terdapat perubahan positif dalam kondisi kesehatannya.
Ikram juga masih menjalani kontrol kesehatan secara rutin, setidaknya satu kali dalam setahun, ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memantau perkembangan kondisinya.
Bantuan kursi roda tersebut diharapkan dapat membantu Ikram dalam menjalani aktivitas sehari-hari sekaligus memberikan kemudahan bagi keluarga dalam mendampingi mobilitasnya.
Kehadiran Kapolres bersama bantuan tersebut juga menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana, melihat warga yang membutuhkan, mendengar keluhannya, kemudian hadir memberikan bantuan.






