BANDA ACEH – Pemerintah Aceh merespons laporan masyarakat tentang kenaikan harga semen yang tidak wajar di pasaran. Gubernur Aceh telah memerintahkan SKPA terkait untuk berkoordinasi dengan pihak Semen Indonesia.
Hasil pantauan Dinas Indag Aceh, harga semen di toko-toko naik menjadi 70-80 ribu/sak dari harga normal 62-64 ribu/sak. Beberapa kab/kota bahkan mencapai 90 ribu/sak.
GM Semen Andalas menyatakan tidak ada kebijakan kenaikan harga. Produksi sempat terhenti karena mati listrik saat banjir, tapi kini sudah berjalan dengan kapasitas 5.000 ton/hari.
Pihak Semen Andalas memprediksi kenaikan harga dilakukan toko-toko karena terhenti produksi. Mereka telah melakukan intervensi agar harga tetap stabil.
Gubernur berharap pihak terkait mengawal jaminan harga semen demi masyarakat luas, terutama saat bencana. “Kepada pihak Semen Indonesia agar pro-aktif dalam menyikapi persoalan ini,” kata Muhammad MTA, Juru Bicara Pemerintah Aceh, dalam siaran persnya, Sabtu (20/12/1025). []






