“Kami ingin mencetak generasi muda yang disiplin, mandiri, dan siap menghadapi tantangan global. Pendidikan di asrama memungkinkan mereka untuk mengasah potensi secara maksimal, baik dari sisi akademik maupun kepemimpinan,” tambahnya.
Acara ini juga ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan Izin Pendirian SMA KTB dari DPMPTSP Provinsi Jawa Barat kepada Ketua Pembina YKB. Selain itu, Irwasum Polri juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang berperan aktif dalam proses pendirian sekolah ini, termasuk Bupati Bogor, Kapolsek Gunung Sindur, serta tokoh masyarakat, Bapak Ade Enoh.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, acara ini turut diisi dengan penyerahan bantuan sosial kepada mahasiswa, pelajar SMA, dan masyarakat eks penggarap lahan.
SMA KTB ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada awal tahun 2026. Sekolah ini merupakan bagian dari program sekolah unggulan nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto, dengan target pembangunan 20 sekolah unggulan tambahan dalam beberapa tahun ke depan.
“Ini adalah langkah nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Pendidikan berkualitas adalah kunci untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju yang mampu bersaing di tingkat global,” tutup Komjen. Pol. Dedi Prasetyo.
Acara groundbreaking diakhiri dengan prosesi penyalaan sirine oleh Irwasum Polri sebagai simbol dimulainya pembangunan sekolah.
Pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan dukungan berbagai pihak, sekolah ini diharapkan menjadi pusat pendidikan yang mencetak generasi pemimpin masa depan, siap membawa Indonesia menuju kejayaan di tahun 2045. ***






