BANDA ACEH, Keindahan sejarah dan nilai-nilai kearifan lokal di Kota Banda Aceh kembali mendapat sorotan istimewa. Kali ini, Asisten Operasi (Asops) Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru beserta rombongan berkesempatan menjelajahi beberapa ikon wisata sejarah di Kota Banda Aceh, didampingi langsung oleh Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Arh Sugi Hantoro ST, MIP, Jum’at (7/3/2025).
Dalam lawatan tersebut, rombongan mengawali perjalanan di Museum Tsunami Aceh, sebuah monumen penuh makna yang menggambarkan betapa dahsyatnya bencana yang melanda Aceh pada 26 Desember 2004.
Di dalam museum, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyimak berbagai diorama serta dokumentasi yang menceritakan kisah ketangguhan masyarakat Aceh dalam menghadapi tragedi tersebut.
“Museum ini bukan sekadar tempat mengenang, tapi juga menjadi pengingat tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana,” ungkapnya.
Perjalanan kemudian berlanjut ke Kapal PLTD Apung, saksi bisu kedahsyatan tsunami yang menyeret kapal berbobot ribuan ton ini sejauh beberapa kilometer dari perairan ke daratan.
Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Arh Sugi Hantoro, turut menjelaskan kepada Asops Kasad mengenai peran kapal ini sebelum dan sesudah tsunami, serta bagaimana kapal ini kini menjadi simbol ketangguhan dan kebangkitan masyarakat Aceh.
“Melihat langsung kapal ini membuat kita semakin memahami betapa besar dampak bencana saat itu, sekaligus betapa kuatnya semangat masyarakat Aceh untuk bangkit,” ujar Letkol Sugi Hantoro.






