BANDA ACEH, SMK SMTI Banda Aceh menggelar kegiatan Covalent ke 2 tahun 2025, pada Rabu, 22–25 Januari 2025, yang diikuti oleh peserta didik SMP/MTS Sekota Banda Aceh dan Aceh Besar, Sekolah Binaan Adiwiyata dan UMKM.
Kegiatan acara tersebut berlangsung di Gedung Layanan Pendidikan SMK SMTI Banda Aceh, Jalan Tgk Diblang No 50, Kecamatan Kuta alam, Kampung Mulia, Banda Aceh.
Kepala SMK SMTI Banda Aceh, Junaidi S.Kom M.Si, membuka langsung acara tersebut, dengan dihadiri Pj Wali Kota, Camat Kuta Alam, Keuchik Lampulo, Keuchik Kp Mulia, Koramil Kuta Alam, Kapolsek Kuta Alam, Kepala Dinas DLHK3 Kota Banda Aceh, Pengawas SMTI, Mantan pengawas SMTI, Kadis perindustrian Aceh, Kepala BSPJI, Ketua Komite serta Ketua Ikaba
Lebih lanjut Junaidi menjelaskan bahwa kegiatan covalent tersebut, merupakan kegiatan covalent yang kedua dilaksanakan SMK SMTI Banda Aceh. Setelah sebelumnya sempat beberapa waktu break (tertunda) karena Covid-19.
Covalent ini sendiri sebenarnya, kata Junaidi merupakan kegiatan kesiswaan. Di mana penyelenggaraannya adalah Osis SMK SMTI Banda Aceh, disponsori oleh beberapa sponsor, yakni Bimafika, Psikodista, Bubuk Kopi Ulee Kareng, Hotel Grand Arabia, Yagi Natural Indonesia, Mitra Utama Ilmu, Honda Capella, HCI Training Aceh, idaman taylor, DWP, Garuda Food, Grand Arabia Hotel, Kriyad Hotel, Emina, Kahf, Taufik Kopi, dan Bank Aceh.
Selain itu, tambah Junaidi kegiatan covalent tersebut juga merupakan ajang silaturahmi antara SMK SMTI Banda Aceh termasuk dengan SMP sederajat dan UMKM di ruang lingkup Banda Aceh dan Aceh Besar.
Lanjutnya, covalent itu sendiri untuk SMK SMTI karena sekolah kita berlatar belakang kimia atau biasa disebut kemistri atau semacam ikatan kuat di dalam dunia kimia yang artinya covalent kepanjangannya adalah Chemistry to value and love the environment” sebagai “Kimia untuk menghargai dan mencintai lingkungan”
Lanjut Junaidi, frasa ini menggambarkan bagaimana ilmu kimia dapat digunakan untuk mengembangkan solusi yang berkontribusi pada penghargaan dan perlindungan terhadap lingkungan, dengan tujuan untuk mempromosikan nilai-nilai positif dan cinta terhadap alam.
“Kita harapkan kegiatan covalent ini lebih bisa mengenal SMK SMTI Banda Aceh di bawah kementerian perindustrian yang sepenuhnya didukung melalui BPSDMI yang berpusat di Jakarta,” ucap Junaidi.
Selain itu, covalent SMK SMTI juga dilaksanakan agar siswa kita yang telah masuk ke SMK SMTI Banda Aceh bisa berinovasi dalam pembelajaran dan juga membangkitkan kreatifitas siswa.
Disamping itu, dalam kegiatan covalent ini siswa kita juga membuat stand yang di dalamnya ada produk-produk teaching factory yang sepenuhnya diproduksi oleh SMK SMTI Banda Aceh yang dilakukan oleh siswa.
Ia juga menyebut SMK SMTI Banda Aceh salah satunya juga membina dari industri. Jadi salah satunya juga adalah membina dan membantu para UMKM.
Makanya, di kegiatan covalent ini kita libatkan UMKM di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar. “Mereka kita undang untuk bisa mengisi kegiatan covalent ini,” kata Junaidi.
Sementara, UMKM yang hadir lebih kurang dalam kegiatan menyemarakan covalent kita ini sekitar 20-an.
Adapun donatur yang mensupport kegiatan ini juga datang dari pihak sekolah dan OSIS sebelum kegiatan ini berlangsung mereka membuat proposal untuk mohon dukungannya terhadap kegiatan covalent yang kita laksanakan ini.
Ada beberapa funding, seperti yang kita sampaikan bahwa jumlah donator yang membantu kesuksesan kegiatan covalent ini. Mereka sangat antusias dan menilai positif karena ini juga membantu dunia pendidikan di Kota Banda Aceh khususnya dan Aceh secara menyeluruh.
Dalam kegiatan covalent ini kita mengundang SMP dan MTsn sederajat. Dan banyak yang antusias mendaftar dalam kegiatan covalent kita ini.
Malahan, tambah Junaidi lagi ada beberapa yang sudah kita tutup pendaftarannya juga masih minta untuk bisa mendaftar.
Jadi ada beberapa kegiatan kita diantaranya lomba yang diikuti oleh lebih 50 sekolah SMP/MTS Sekota Banda Aceh dan Aceh Besar, yakni, perlombaan Futsal, 20 Tim -200 Siswa, Basket 5 Tim-75 Siswa, Tahfiz 30 peserta, Ranking 1 -33 Peserta, dan Vidio Kontes 3 Peserta.
Terakhir nanti kegiatan tersebut kita tutup dengan jalan santai dan kegiatan jalan santai ini terbuka untuk umum pada 25 Januari 2025.
Sekaligus kegiatan jalan santai yang digelar itu untuk mendukung kegiatan lingkungan. Jadi pada saat jalan santai kita menyediakan plastik untuk di bagikan kepada para peserta yang ikut jalan sambil berjalan kita memungut sampah yang ada di sekitar kita, yakni disepanjang jalan yang kita lalui. “Sampah yang dikumpulkan akan ditimbang, bagi para peserta yang bobot sampahnya yang terberat akan mendapatkan hadiah,” papar Junaidi.
Lebih lanjut, Junaidi menyampaikan adapun rute yang akan dilalui nantinya dalam kegiatan jalan santai ini kita melepaskannya di gedung B, SMK SMTI Banda Aceh, menuju peunayong, simpang lima, jambo tape, kemudian jalan Syiah Kuala, dan kembali ke SMK SMTI Banda Aceh. “Ya lebih kurang rute yang kita lalui 4 kilo meter,” kata Junaidi.
Lanjutnya, dengan kegiatan ini, sekaligus bertujuan bersilaturahmi dan semoga masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.
Lebih lanjut, Junaidi menyampaikan bahwa SMK SMTI merupakan satu satunya sekolah di provinsi Aceh dan kemungkinan belum banyak yang mengenal.
Maka dengan adanya kegiatan ini sekaligus memperkenalkan SMK SMTI Banda Aceh. Sehingga masyarakat lebih care dan lebih peduli terhadap SMK SMTI Banda Aceh, yakni dengan melihat secara langsung nantinya bisa bergabung untuk mendaftarkan anak anak-nya bersekolah di SMK SMTI Banda Aceh. **






