Dr Taqwaddin Husin, menyampaikan bahwa Kedisiplinan Orang Jepang patut diteladani. Awal dirinya menulis hal ini ketika menerima permintaan dari salah seorang wartawan.
“Saya menerima permintaan dari salah seorang wartawan agar menulis opini terkait dengan kedisiplinan Orang Jepang, tadi siang, Minggu (19/1/2025),” ujar Taqwaddin Husin.
Lalu, saya menjawab permintaan itu. “Baik, nanti iya saya tulis, setelah agenda makan siang di Central Sanomiya Hanshin Kobe Railway,” ujar Taqwaddin.
Saat itu, kami sedang dijamu oleh Dr Jerry, dia orang Philipina, Pakar Ilmu Kebencanaan yang sudah lebih 20 tahun tinggal dan bekerja di Kobe Jepang.
Jerry, aktivis di ADRC (Asian Disaster Reduction Center), suatu Internasional NGO yg fokus pada upaya-upaya pengurangan resiko dan pemulihan bencana.
Pengalaman saya selama bermitra kolaborasi dalam riset kebencanaan secara internasional yang dikoordinir oleh Prof Yuka Kaneko dari Kobe University Jepang, terekam sekali betapa disiplinnya orang-orang Jepang.
Kolaborasi kami berasal dari berbagai negara; Jepang, China, Philipina, Turki, New Zeland, Thailand, Kamboja, Aceh Indonesia, dan dari beberapa negara lain, yang saya agak lupa. Intinya, kami berasal dari semua negara-negara yang pernah mengalami bencana dahsyat yang dikenal secara internasional.
Koordinator kolaborasi ini adalah Kaneko Sensei yang dibantu beberapa profesor muda dan juga beberapa orang asisten profesor. Kaneko sensei meneruskan apa yang dirintis oleh Prof Tanaka sensei manakala beliau menjabat sebagai Direktur Pusat
RCUSS (Risearch Center for Urban Safety and Security, Kobe University.






