APJN.NET-SUKA MAKMUE– Kondisi badan jalan dari 7 Meter kini hanya tinggal 50 Cm, jalan lintas simpang Lamie Langkak tepatnya badan jalan Desa Drien Tujuh Kecamatan Tripa Makmur, jalan ini merupakan jalan Provinsi Aceh.
Keadaan jalan kini tidak dapat dilalui oleh kenderaan roda 4. Jangan kan roda 4 roda 2 pun sangat mengkhawatirkan, jalan dengan jarak tempuh mencapai 41 km, namun hingga jalan ini putus pihak provinsi belum juga merealisasikan dana pembangunan pengaman tebing sungai tersebut.
Menurut keterangan dari Pj bupati Nagan Raya, melalui SMS singkatnya mengatakan bahwa dana mencapai Rp 20,3 M yang diperuntukan tiga titik di antaranya, desa Drien Tujoh yang terparah, Desa Glanggang Gajah, dan Desa Kuala Baro, Kecamatan Kuala Pesisir.
Pantauan wartawan di lapangan menunjukkan bahwa dari lebar 6 meter kini badan jalan tersebut, tinggal 50 centi meter.
“Jangan kan untuk dilalui kendaraan roda 4, roda dua pun sudah sangat mengkhawatirkan, kalau roda 4 memang sama sekali tidak bisa lagi lewat,” Senin (07/11/2022).
Warga berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait untuk segera di tanggulangin karena ini merupakan satu- satunya jalan akses menuju pabrik untuk membawa sawit dari hasil milik kebun warga.
“Dalam hal ini provinsi jangan tutup mata karena selama ini hanya dilihat saja setelah itu tidak ada jawaban sampai badan jalan ini Habis terkikis air tersebut,” ungkap warga Drien Tujoh Iwan.
(ainon/red)






