APJN.NET- SUKA MAKMUE– Lingkungan belajar dalam program merdeka belajar membawa perubahan bagi pendidikan di Indonesia.
Dimana dengan adanya program merdeka belajar, diharapkan lingkungan belajar menjadi lebih efektif, sehingga yang pastinya membawa kebahagiaan bagi seluruh peserta, begitupun tentunya para guru dan orang tua murid.
Demikian disampaikan Kepala dinas pendidikan (Kadisdik) Nagan Raya, Zulkifli SPd, melalui Kepala bidang (Kabid) Pendidikan dasar (Dikdas) Zaini, SPd, saat diwawancarai oleh apjn.net, diruang kerjanya dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan survei karakter dan lingkungan belajar tingkat sekolah dasar se-Nagan Raya, Jumat (30/9/2022).
Menurutnya, bahwa pelaksanaan kegiatan pelatihan survei karakter dan survei lingkungan belajar tingkat sekolah dasar tersebut, merupakan program merdeka belajar yang diusung dan memiliki tujuan yang baik, yakni untuk membawa pendidikan kedepan yang lebih maju.
“Setidaknya ada 4 program pokok kebijakan pendidikan merdeka belajar yang akan menjadi fokus dunia Pendidikan yang bertujuan untuk mencetak generasi unggul dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia,” ucapnya.
Salah satu diantaranya, kata Zaini adalah menggantikan Ujian Nasional (UN) dengan asesmen kompetensi minimum dari survei karakter.
Selain itu lanjut Zaini, bahwa survei karakter merupakan salah satu upaya untuk mengetahui, memahami, dan mengaplikasikan asas Pancasila dalam interaksi di sekolah, serta sebagai upaya untuk mengetahui apakah para siswa dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik di sekolah.






