APJN.NET-SUKA MAKMUE– Kasus warga terbakar saat menyalakan lampu teplok minyak tanah (mitan) masih saja terjadi di Aceh.
Saat ini, korbannya dua warga desa Alue Kuyun, Muhammad Zaki Mutiara, bocah berumur 9 tahun, dan Dara (50) tersambar api saat menyalakan lampu teplok di kediamannya, Rabu (21/9/2022).
Muhammad Zaki Mutiara, merupakan cucu dari ibu Dara, keduanya tersambar api ketika hendak menyalakan lampu teplok (lampu dinding) ketika pemadaman listrik oleh PLN.
Peristiwa tersebut berawal ketika ibu Dara, hendak menyalakan lampu teplok. Namun, karena lampu teplok kehabisan minyak tanah (mitan) oleh Muhammad Zaki Mutiara, mengambil jerigen yang berisikan minyak tanah.
Naas, ketika minyak tanah hendak diisi ke lampu teplok, seketika secara bersamaan api langsung menyambar minyak tanah yang ada di jerigen hingga menimbulkan ledakan seperti ban mobil meletus dan menyambar keduanya.
Untungnya, api tidak merambat ke dinding rumahnya dikarenakan cepat mendapatkan bantuan dari Jusmadi (35) yang merupakan paman dari Muhammad Zaki Mutiara, yang saat itu tak jauh berada di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kepala desa Alue Kuyun, saat dimintai keterangannya, melalui handphone mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 21.00 WIB saat pemadaman listrik oleh PLN.
Selanjutnya, ketika Muhammad Zaki Mutiara, hendak menyalakan lampu teplok (lampu dinding) kehabisan bahan bakar minyak tanah sehingga Muhammad Zaki Mutiara, mengambil Jerigen yang berisi minyak tanah dan melakukan pengisian ke lampu teplok tersebut.






