Abrasi Sungai di Desa Drien Tujoh Kian Parah, Pemerintah Terkesan Tutup Mata

APJN.NET- SUKA MAKMUE– Abrasi sungai yang terjadi di badan jalan di Desa Drien Tujoh, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, kian semakin parah.

Bila abrasi sungai tersebut tidak segera diatasi maka badan jalan milik provinsi sebagai penghubung Simpang Langkak Lamie, dengan jarak tempuh 41 kilo meter  yang merupakan jalan lintasan utama bagi masyarakat Tripa Makmur terancam putus.

Mantan kepala desa setempat, M Adam kepada APJN.NET, Sabtu (17/09/2022) mengatakan jalan tersebut sudah semakin rawan untuk dilalui kendaraan baik roda 2 maupun roda 4.

“Abrasi yang terjadi sudah semakin parah hingga meluas dan memakan badan Jalan,” ujarnya.

Bahkan tambahnya, abrasi sungai tersebut sudah sangat mengkhawatirkan hingga sampai memakan aspal badan jalan.

Bahkan aspal badan jalan tersebut sudah amblas ke sungai akibat dihantam air besar pasca hujan beberapa waktu lalu, dan terjadinya air pasang surut.

Diperkirakan badan jalan tersebut akan putus total dan atomatis tidak bisa dilalui lagi.

“Saat ini kendaraan yang melintas di jalan tersebut harus sangat berhati hati.  Karena disisi badan jalan terancam putus,” ucapnya.

Dikhawatirkan, bila pas kendaraan roda4 melintasi di jalan tersebut bisa jatuh ke sungai

M Adam berharap kepada pemerintah melalui dinas terkait harus segera turun tangan dan mencari solusi untuk memperbaiki kerusakan badan jalan yang diakibatkan abrasi.

Abrasi Sudah Lama Terjadi Tanpa Penanganan 

Kejadian abrasi ini sudah lama di badan jalan utama provinsi yang letaknya desa Drien Tujoh kecamatan Tripa Makmur kabupaten Nagan Raya hingga kini belum ada penangganan.

Pos terkait